BUNAFIT dot COM

Pusat Ilmu Komputer Gratis



Daftar Situs yang Menyediakan Ramalan Horoskop Gratis

Ramalan Horoskop adalah ramalan yang berdasarkan bintang dan tanggal lahir. Anda tidak perlu membeli majalah untuk mengetahui ramalan horoskop harian. Berikut adalah beberapa situs yang menyediakan ramalan horoskop untuk Anda.

Daftar Situs Penyedia Game Gratis

Bagi Anda yang suka dengan game, sekarang Anda tidak perlu lagi pusing untuk mendapatkan aplikasi game terbaru dan game favorit. Berikut adalah beberapa situs dimana Anda bisa mendapatkan dan mendownload berbagai macam game secara gratis.

Daftar Situs Tempat Download Software Komputer Gratis

Jika Anda bingung mau cari dimana software komputer atau Anda ingin mendapatkan software yang gratis. Anda bisa mendapatkannya lewat internet. Ada banyak situs untuk men-download berbagai macam software komputer secara gratis, antara lain adalah :

Daftar Situs yang Menyediakan Lagu Mp3 Online Gratis

Beberapa situs musik juga menyediakan fasilitas streaming, supaya pengunjung dapat langsung menikmati atau mendengar lagu pilihan tanpa harus mendownload terlebih dahulu. Berikut adalah beberapa pilihan situsnya.

Daftar Situs Penyedia Lagu Mp3 Gratis

Berikut adalah beberapa situs dimana Anda bisa mendapatkan lagu-lagu MP3 gratis. Selain bisa mendownload, Anda juga dapat berbagi lagu favorit dengan teman-teman yang lain. Sekarang, buka aja pada situs di bawah:

Situs Apa yang Menyediakan Fasiltias Foto Sharing ?

Fasilitas foto sharing berarti website yang mempunyai fasilitas untuk upload dan download foto di dalamnya. Berikut adalah beberapa situ yang menyediakan fasilitas seperti itu :

Situs Apa yang Menyediakan Video Gratis ?

Memang akhir-akhir ini banyak bermunculan situs-situs baru yang menyediakan vide gratis yang didownload. Tidak hanya itu, Anda juga dapat menyimpan video koleksi pribadi di sana. Berikut alamatnya :

Jika belum lengkap, tolong kasih tau ya…?

Tims deh.

Situs Apa Saja yang Digunakan Untuk Pencarian di Internet ?

Ada berbagai macam situs pencarian yang dapat anda gunakan. Dalam istilah internet di sebut Search Engine (SE). Berikut adalah alamat-alamat Search Engine yang dapat anda gunakan untuk melakukan pencarian :

Desain Aplikasi Inventory Barang untuk Skripsi dan Tugas Akhir

Desain aplikasi inventory barang ini dibuat dengan kaca mata sebagai panduan belajar mahasiswa. Desain dikhususkan untuk belajar membuat program tugas akhir (TA) dan skripsi, khususnya untuk jurusan Teknik Informatika (TI), Sistem Informasi (SI) dan Ilmu Komputer. Bagi pembaca yang ingin mengembangkannya untuk bisnis, silahkan dipelajari dan dikembangkan sendiri sesuai kebutuhan.

Relasi Tabel


[ Klik pada kotak gambar untuk ukuran lebih besar ]

Penjelasan Relasi Tabel:

  • Tabel Grup dengan tabel Produk memiliki relasi one to many, artinya setiap grup dapat memiliki lebih dari satu produk. Field penghubung antar tabelnya adalah Kode_Grup, dimana di dalam tabel Grup sebagai kunci utama (primary key)  dan di dalam tabel Produk memiliki posisi sebagai kunci tamu (foreign key).
  • Tabel Produk dengan tabel Barang memiliki relasi one to many, artinya setiap produk dapat memiliki lebih dari satu macam barang. Field penghubung antar tabelnya adalah Kode_Produk, dimana di dalam tabel Produk sebagai kunci utama (primary key) dan di dalam tabel Barang memiliki posisi sebagai kunci tamu (foreign key).
  • Tabel Barang dengan tabel Penjualan_Detail memiliki relasi one to many, artinya setiap barang dapat dijual lebih dari satu kali. Field penghubung antar tabelnya adalah Kode_Barang, dimana di dalam tabel Barang sebagai kunci utama (primary key) dan di dalam tabel Penjualan_Detail memiliki posisi sebagai kunci tamu (foreign key).
  • Tabel Barang dengan tabel Pembelian_Detail memiliki relasi one to many, artinya setiap barang dapat dibeli lebih dari satu kali dari pemasok. Field penghubung antar tabelnya adalah Kode_Barang, dimana di dalam tabel Barang sebagai kunci utama (primary key) dan di dalam tabel Pembelian_Detail memiliki posisi sebagai kunci tamu (foreign key).
  • Tabel Pembelian dengan tabel Pembelian_Detail memiliki relasi one to many, artinya setiap transaksi pembelian barang dapat memiliki lebih dari satu detail transaksi pembelian. Field penghubung antar tabelnya adalah No_Masuk, dimana di dalam tabel Pembelian sebagai kunci utama (primary key) dan di dalam tabel Pembelian_Detail memiliki posisi sebagai kunci tamu (foreign key).
  • Tabel Penjualan dengan tabel Penjualan_Detail memiliki relasi one to many, artinya setiap transaksi penjualan barang dapat memiliki lebih dari satu detail penjualan. Field penghubunng antar tabelnya adalah No_Nota, dimana di dalam tabel Penjualan sebagai kunci utama (primary key) dan di dalam tabel Penjualan_Detail memiliki posisi sebagai kunci tamu (foreign key).
  • Tabel Pemasok dengan tabel Pembelian memiliki relasi one to many, artinya setiap pemasok dapat memiliki lebih dari satu transaksi pembelian barang. Field penghubung antar tabelnya adalah Kode_Pemasok, dimana di dalam tabel Pemasok sebagai kunci utama (primary key) dan di dalam tabel Pembelian memiliki posisi sebagai kunci tamu (foreign key).
  • Tabel Pelanggan dengan tabel Penjualan memiliki relasi one to many, artinya setiap pelanggan dapat memiliki labih dari satu transaksi penjualan barang. Field penghubung antar tabelnya adalah Kode_Pelanggan, dimana di dalam tabel Pelanggan sebagai kunci utama (primary key) dan di dalam tabel Penjualan memiliki posisi sebagai kunci tamu (foreign key).
  • Tabel Barang dengan tabel Retur_Pembelian memiliki relasi one to many, artinya setiap barang dapat dilakukan retur kepada pemasok lebih dari satu kali. Field penghubung antar tabelnya adalah Kode_Barang, dimana di dalam tabel Barang sebagai kunci utama (primary key) dan di dalam tabel Retur_Pembelian memiliki posisi sebagai kunci tamu (foreign key).
  • Tabel Barang dengan tabel Retur_Penjualan memiliki relasi one to many, artinya setiap barang dapat dilakukan retur oleh pelanggan lebih dari satu kali. Field penghubung antar tabelnya adalah Kode_Barang, dimana di dalam tabel Barang sebagai kunci utama (primary key) dan di dalam tabel Retur_Penjualan memiliki posisi sebagai kunci tamu (foreign key).
  • Tabel Pemasok dengan tabel Retur_Pembelian memiliki relasi one to many, artinya pihak toko dapat melakukan lebih dari satu kali pengembalian (retur) barang kepada pemasok. Field penghubung antar tabelnya adalah Kode_Pemasok, dimana di dalam tabel Pemasok sebagai kunci utama (primary key) dan di dalam tabel Retur_Pembelian memiliki posisi sebagai kunci tamu (foreign key).
  • Tabel Pelanggan dengan tabel Retur_Penjualan memiliki relasi one to many, artinya pelanggan dapat melakukan lebih dari satu kali pengembalian (retur) barang kepada toko. Field penghubung antar tabelnya adalah Kode_Pelanggan, dimana di dalam tabel Pelanggan sebagai kunci utama (primary key) dan di dalam tabel Retur_Penjualan memiliki posisi sebagai kunci tamu (foreign key).
  • Tabel Pengguna dengan tabel Pembelian memiliki relasi one to many, artinya setiap pengguna dapat melakukan lebih dari satu kali transaksi pembelian. Field penghubung antar tabelnya adalah UserID, dimana di dalam tabel Pengguna sebagai kunci utama (primary key) dan di dalam tabel Pembelian memiliki posisi sebagai kunci tamu (foreign key).
  • Tabel Pengguna dengan tabel Penjualan memiliki relasi one to many, artinya setiap pengguna dapat melakukan lebih dari satu kali transaksi penjualan. Field penghubung antar tabelnya adalah UserID, dimana di dalam tabel Pengguna sebagai kunci utama (primary key) dan di dalam tabel Penjualan memiliki posisi sebagai kunci tamu (foreign key).
  • Tabel Pengguna dengan tabel Retur_Pembelian memiliki relasi one to many, artinya setiap penggua dapat melakukan lebih dari satu kali transaksi retur pembelian. Field penghubung antar tabelnya adalah UserID, dimana di dalam tabel Pengguna sebagai kunci utama (primary key) dan di dalam tabel Retur_Pembelian memiliki posisi sebagai kunci tamu (foreign key).
  • Tabel Pengguna dengan tabel Retur_Penjualan memiliki relasi one to many, artinya setiap pengguna dapat melakukan lebih dari satu kali transaksi retur penjualan. Field penghubung antar tabelnya adalah UserID, dimana di dalam tabel Pengguna sebagai kunci utama (primary key) dan di dalam tabel Retur_Penjualan memiliki posisi sebagai kunci tamu (foreign key).

 

Bagan Alir Sistem


[ Klik pada kotak gambar untuk ukuran lebih besar ]

Penjelasan Bagan Alir Sistem Aplikasi Iventory adalah :
Langkah-langkah penjelasan diagram alir Aplikasi Inventory  adalah sebagai berikut:

  • Tabel Retur_Penjualan

Tabel ini digunakan untuk merekam data retur penjualan. Proses yang terjadi di dalamnya adalah data dimasukkan oleh admin atau kasir, kemudian dilakukan proses perekaman data. Saat melakukan proses perekaman data, melibatkan tabel Pelanggan, tabel Barang, dan tabel Pengguna. Hal itu ditandai dengan adanya anah panah dari tabel Pelanggan dan dua buah konektor dari tabel Barang dan tabel Pengguna ke arah proses rekam data pada data retur penjualan. Setelah itu dilakukan proses pencetakan laporan, proses pencetakan laporan juga membutuhkan data dari tabel Pelanggan, tabel Barang, dan tabel Pengguna. Hal ini terlihat dengan adanya anak panah dari tabel Pelanggan, tabel Barang, dan tabel Pengguna ke arah proses cetak laporan. Proses cetak laporan tersebut akan menghasilkan sebuah laporan, yaitu Laporan Seluruh Retur Penjualan.

  • Tabel Pelanggan

Tabel ini digunakan untuk merekam data pelanggan. Proses yang terjadi di dalamnya adalah data dimasukkan oleh admin atau kasir, kemudian dilakukan proses perekaman data ke dalam tabel Pelanggan. Setelah itu dilakukan proses pencetakan laporan yang menghasilkan sebuah laporan, yaitu Laporan Seluruh Pelanggan.

  • Tabel Penjualan dan Tabel Penjualan_Detail

Tabel Penjualan dan tabel Penjualan_Detail digunakan untuk merekam data transaksi penjualan barang. Proses aliran data yang terjadi pada data transaksi penjualan ini adalah data transaksi penjualan barang dimasukkan oleh admin atau kasir, kemudian dilakukan proses perekaman data ke dalam tabel Penjualan dan tabel Penjualan_Detail. Saat melakukan proses perekaman data melibatkan tabel Pelanggan, tabel Barang, dan tabel Pengguna, hal ini ditandai dengan adanya 2 (dua) anak panah dari tabel Pelanggan dan tabel Barang dan satu buah konektor dari tabel Pengguna ke arah proses rekam data pada data transaksi penjualan. Setelah itu dilakukan proses pencetakan laporan, proses pencetakan laporan juga membutuhkan data dari tebel Pelanggan, tabel Barang, dan tabel Pengguna. Hal ini terlihat dengan adanya anak panah dari tabel Pelanggan, tabel Barang, dan tabel Pengguna ke arah proses cetak laporan. Proses cetak laporan tersebut akan menghasilkan 3 (tiga) laporan, yaitu Laporan Penjualan Per-Nota, Laporan Penjualan Per-Tanggal Transaksi, dan Laporan Penjualan Per Periode.

  • Tabel Barang

Tabel ini digunakan untuk merekam data barang. Proses yang terjadi di dalamnya adalah data dimasukkan oleh admin, kemudian dilakukan proses perekaman data. Saat melakukan proses perekaman data, melibatkan tabel Produk, hal itu ditandai dengan adanya anak panah dari tabel Produk menuju proses rekam data pada data barang. Setelah itu dilakukan proses pencetakan laporan, proses pencetakan laporan juga membutuhkan data dari tabel Produk. Hal ini terlihat dengan adanya anak panah dari tabel Produk menuju proses cetak laporan. Proses cetak laporan tersebut akan menghasilkan 3 (tiga) buah laporan, yaitu Laporan Seluruh Barang, Laporan Seluruh Stok Barang Minimum, dan Laporan Barang Berdasarkan Grup.

  • Tabel Produk

Tabel ini digunakan untuk merekam data produk. Proses yang terjadi di dalamnya adalah data dimasukkan oleh admin, kemudian dilakukan proses perekaman data. Saat melakukan proses perekaman data, melibatkan tabel Grup, hal itu ditandai dengan adanya anak panah dari tabel Grup menuju proses rekam data pada data produk. Setelah itu dilakukan proses pencetakan laporan, proses pencetakan laporan juga membutuhkan data dari tabel Grup. Hal ini terlihat dengan adanya anak panah dari tabel Grup menuju proses cetak laporan. Proses cetak laporan tersebut akan menghasilkan sebuah laporan, yaitu Laporan Seluruh Produk Barang.

  • Tabel Grup

Tabel ini digunakan untuk merekam data grup barang. Proses yang terjadi di dalamnya adalah data dimasukkan oleh admin, kemudian dilakukan proses perekaman data ke dalam tabel Grup. Setelah itu dilakukan proses pencetakan laporan yang menghasilkan sebuah laporan, yaitu Laporan Seluruh Grup.

  • Tabel Pengguna

Tabel ini digunakan untuk merekam data pengguna. Proses yang terjadi di dalamnya adalah data dimasukkan oleh admin, kemudian dilakukan proses perekaman data ke dalam tabel Pengguna. Setelah itu dilakukan proses pencetakan laporan yang menghasilkan sebuah laporan, yaitu Laporan Seluruh Pengguna.

  • Tabel Pembelian dan Tabel Pembelian_Detail

Tabel Pembelian dan tabel Pembelian_Detail digunakan untuk merekam data transaksi pembelian barang. Proses aliran data yang terjadi pada data transaksi pembelian ini adalah data transaksi pembelian barang dimasukkan oleh admin atau kasir, kemudian dilakukan proses perekaman data ke dalam tabel Pembelian dan tabel Pembelian_Detail. Saat melakukan proses perekaman data melibatkan tabel Pemasok, tabel Barang, dan tabel Pengguna, hal ini ditandai dengan adanya satu anak panah dari tabel Pemasok dan 2 (dua) buah konektor dari tabel Barang dan tabel Pengguna ke arah proses rekam data pada data transaksi pembelian. Setelah itu dilakukan proses pencetakan laporan, proses pencetakan laporan juga membutuhkan data dari tebel Pemasok, tabel Barang, dan tabel Pengguna. Hal ini terlihat dengan adanya anak panah dari tabel Pemasok, tabel Barang, dan tabel Pengguna ke arah proses cetak laporan. Proses cetak laporan tersebut akan menghasilkan 3 (tiga) laporan, yaitu Laporan Pembelian Per-Nota, Laporan Pembelian Per-Periode, dan Laporan Seluruh Pembayaran.

  • Tabel Pemasok

Tabel ini digunakan untuk merekam data pemasok. Proses yang terjadi di dalamnya adalah data dimasukkan oleh admin, kemudian dilakukan proses perekaman data ke dalam tabel Pemasok. Setelah itu dilakukan proses pencetakan laporan yang menghasilkan sebuah laporan, yaitu Laporan Seluruh Pemasok.

  • Tabel Retur_Pembelian

Tabel ini digunakan untuk merekam data retur pembelian. Proses yang terjadi di dalamnya adalah data dimasukkan oleh admin, kemudian dilakukan proses perekaman data. Saat melakukan proses perekaman data, melibatkan tabel Pemasok, tabel Barang, dan tabel Pengguna. Hal itu ditandai dengan adanya anah panah dari tabel Pemasok dan dua buah konektor dari tabel Barang dan tabel Pengguna ke arah proses rekam data pada data retur pembelian. Setelah itu dilakukan proses pencetakan laporan, proses pencetakan laporan juga membutuhkan data dari tabel Pemasok, tabel Barang, dan tabel Pengguna. Hal ini terlihat dengan adanya anak panah dari tabel Pemasok, tabel Barang, dan tabel Pengguna ke arah proses cetak laporan. Proses cetak laporan tersebut akan menghasilkan sebuah laporan, yaitu Laporan Seluruh Retur Pembelian.

Membuat Paket Program Installer pada Visual Basic 6

Untuk membuat file distribusi dari program aplikasi yang besar, terutama yang menggunakan database, tidak bisa hanya dengan menyalin satu folder saja ke komputer lain. Kenapa?, karena pada program Visual Basic dan program untuk Windows umumnya, file Executable-nya akan memanggil file .dll, .ocx, dan sebagainya. File tersebut ada yang ditempatkan di bawah folder \Windows atau \Windows\System.
Visual Basic menyediakan add-in Package and Deployment Wizard yang akan membuat file distribusi menggunakan disk, network, dan internet. Pada contoh ini akan membuat package berbasis disk.
Untuk membuat file distribusi, ikuti langkah-langkah seperti berikut:

  1. Dari Start menu, pilih Programs, pilih Microsoft Visual Studio 6.0, pilih Microsoft Visual Studio 6.0 Tools, lalu klik Package & Deployment Wizard.
  2. Setelah masuk pada jendela Package and Deployment Wizard, klik tombol Browse, kemudian pilih file proyek yang ada pada folder program.

  3.  

  4. Setelah file proyek dipilih, klik tombol Package.
  5. Jika proyek (project) yang Anda pilih belum pernah dikompilasi dari jendela Visual Basic, biasanya akan ditampilkan pesan dan dialog gambar di bawah . Untuk itu disarankan, sebelum Anda menggunakan Package and Deployment Wizard, lakukanlah kompilasi terhadap proyek aplikasi.
  6. Keterangan:

    • Pilih Browse untuk memillih proyek yang sudah dikompilasi.
    • Pilih Compile jika proyek belum dikompilasi, dan ingin dikompilasi sekarang.
    • Pilih Cancel untuk membatalkan proses kompilasi.

    Dalam proses kompilasi dapat terjadi error atau kesalahan jika:

    • Ada kode program yang salah atau metode yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi hardware maupun software komputer yang dipakai
    • Project yang akan dikompilasi masih dibuka, jadi harus disimpan dan ditutup dulu.
    • Pendeklarasian variabel ganda dalam satu form atau satu modul.

    Jika program yang akan dikompilasi tidak lengkap atau komponen program ada yang kurang, maka secara otomatis akan mengeluarkan pemberitahuan bahwa program tersebut masih terdapat kesalahan. Untuk itu, jika Anda ingin mengkompilasi program, disarankan agar mengontrol secara cermat apakah program tersebut sudah sempurna atau belum. Berikut adalah kotak dialog yang akan ditampilkan jika terdapat variabel yang kembar dalam satu modul dan satu form.


     

  7. Kemudian pilihlah tipe setup yang disediakan seperti pada gambar  di bawah ini. Terdapat dua pilihan yaitu:
    • Standard Setup Package untuk membuat program setup.exe.
    • Dependency File untuk membuat file informasi listing yang berisi komponen run time yang diperlukan oleh aplikasi.


     

  8. Langkah selanjutnya adalah memilih lokasi folder untuk menyimpan file hasil setup.
  9. Klik tombol New Folder untuk membuat folder baru.

  10.  


     

  11. Jika folder tujuan telah dipilih/dibuat, lanjutkan dengan mengklik tombol Next.
  12. Pada jendela Included Files, pilihlah file yang akan diikutsertakan dalam kompilasi. Klik tombol Add, kemudian pilih file database atau file penting lainnya. Lanjutkan dengan mengklik tombol Next untuk melanjutkan.

  13.  

  14. Pada jendela Cab Option, Anda dapat memilih bentuk file Cabinet setup hasil kompilasi. Terdapat dua pilihan yang disediakan, yaitu:
    • Single Cabs
    • Jika Anda memilih Single Cabs, maka berapapun besarnya ukuran file setup hasil kompilasi akan dikompres dalam ukuran file Cabinet. Pilihan ini sesuai jika Anda ingin menggunakan media CD Blank untuk menyimpan file setup hasil kompilasi.

    • Multiple Cabs
    • Dan jika Anda memilih Multiple Cabs, maka akan menghasilkan file setup yang terdiri dari beberapa file Cabinet, sesuai dengan Cab Size yang Anda pilih. Biasanya pilihan ini digunakan jika file setup yang hasilnya akan disimpan dalam floppy disk.

  15. Pada langkah di atas, Anda dapat menggunakan bentuk file Single Cabs. Klik tombol Next untuk melanjutkan.

  16.  

  17. Tuliskan judul Installasinya, misalnya “Penjualan Barang”. Lanjutkan dengan mengklik tombol Next.

  18.  

  19. Selanjutnya pilihlah group menu dan item sebagai tempat untuk shortcut program setelah selesai diinstal. Jika dirasa tidak perlu, maka abaikan. Klik tombol Next untuk melanjutkan.

  20.  

  21. Akan muncul jendela Install Locations, jendela ini akan memberitahukan lokasi setiap file-file yang diperlukan dalam proses pembuatan Installasi program. Klik tombol Next untuk melanjutkan.

  22.  

  23. Setelah itu akan muncul kotak dialog untuk memilih file shared. Klik tombol Next untuk melanjutkan.

  24.  

  25. Akan ditampilkan jendela Finished.
  26. Berikan nama indentitas pada  kolom Script name, misalnya “Penjualan Barang”, kemudian klik tombol Finished untuk meyelesaikan proses setup Installasi.

  27.  

  28. Tunggu beberapa saat hingga muncul jendela laporan dari proses pembuatan paket. Berikut contohnya:

  29.  

  30. Dari proses di atas, maka sekarang Anda telah memiliki file paket installer yang disimpan dalam sub folder Penjualan Barang. Berikut adalah tampilannya:


 
Sampai saat ini proses pembuatan paket installer telah selesai, Anda sekarang dapat mendistribusikan file paket di atas untuk diinstall pada komputer lain.