BUNAFIT dot COM

Pusat Ilmu Komputer Gratis



Archive for the ‘PHP Dreamweaver’


Membuat Program Tambah Data dari Dreamweaver 8

Setelah file program koneksi selesai dibuat, maka kita sudah dapat melanjutkan pelajaran untuk membuat program simpan data. Pada bagian ini Anda akan kami bimbing untuk membuat program simpan secara mudah dengan memanfaatkan editor Dreamweaver 8 tentunya.

Untuk membuat program tambah atau simpan data, Kita paling tidak akan memerlukan dua file program. Kedua file program tersebut yang pertama adalah program yang berisi form masukan data, dan yang kedua adalah program yang berisi skrip penyimpan data. Bentuk penggambaran lengkapnya dapat dilihat pada gambar berikut:

 

Seperti yang telah digambarkan diatas, maka pada latihan ini Kita akan membuat dua file program, yaitu FmSiswaIn.php sebagai formulir masukan, dan file FmSiswaSim.php sebagai program penyimpan. Untuk lebih jelasnya, ikutilah langkah-langkah berikut.

Langkah 1 : Membuat Formulir Masukan Data

Pada langkah pertama ini kita akan membuat program utama masukan data, yaitu file bernama FmSiswaIn.php. Program ini berisi formulir masukan yang nantinya tempat anda untuk entri data. Berikut langkahnya:

  1. Buatlah kembali dokumen baru dengan jenis halaman PHP, yaitu melalui menu File, pilih menu New, kemudian pada halaman New Pages dapat memilih tombol Dynamic Pages dan PHP.
  2. Untuk dapat membuat form, Anda dapat mengaktifkan komponen ikon form pada halaman kerja.
  3.  

  4. Untuk membuat formulir, pertama Anda harus menambahkan objek form kedalam halaman kerja. Caranya adalah dengan mengklik ikon form () pada jendela ikon, atau melalui menu Insert, pilih Form, kemudian pilih Form lagi. Anda akan segera mendapatkan objek form bergaris merah pada halaman kerja.
  5.  

  6. Perhatikan pada jendela Properties yang ada pada bagian bawah halaman, sekarang masukan alamat file penyimpanan program yang nanti akan dibuat, Anda apat menuliskan alamat FmSiswaSim.php pada kolom Action, dan memberikan nilai POST pada Method. Berikut contohnya:
  7.  

  8. Sampai saat ini Anda masih didalam objek form, sekarang buatlah objek Tabel () kedalam halaman kerja (masih didalam objek form). Seperti pelajaran yang lalu, bahwa tabel digunakan untuk kerangka formulir. Tabel dibuat dengan banyak baris=11 dan kolom=2. berikut contoh desainnya:
  9.  

  10. Pada pembuatan tabel diatas, kolom yang dibuat adalah sebanyak 2, pada bagian kiri akan digunakan sebaga label keterangan, dan kolom sebelah kanan akan dijadikan sebagai tempat objek masukan.
  11.  

  12. Sekarang tambahkan objek form lengkap dan desainlah setiap komponen formnya beserta keterangan yang sesuai dengan struktur database siswa yang hendak diinput.
  13. Kemudian aturlah setiap objek form yang dimasukan melaui jendela Properties, bentuk pengaturannya dapat melihat pada tabel berikut.
  14. Berikut daftar pengaturan lengkapnya:

    Komponen Properti Nilai
    Text Field1 TextField Name FmNis
    Char With 6
    Max Char 4
    Keterangan Nis
    Text Field2 TextField Name FmNama
    Char With 30
    Max Char 35
    Keterangan Nama Siswa
    Radio Button1 RadioButton Name RbKelamin
    Checked Value P
    Initial State Checked
    Keterangan Kelamin
    Radio Button2 RadioButton Name RbKelamin
    Checked Value W
    Initial State Unchecked
    Text Field3 TextField Name FmAlamatAsl
    Char With 40
    Max Char 60
    Keterangan Alamat Asal
    Text Field4 TextField Name FmAlamatTgl
    Char With 40
    Max Char 60
    Keterangan Alamat Tinggal
    Text Field5 TextField Name FmTempatLhr
    Char With 25
    Max Char 25
    Keterangan Tempat Lahir
    Text Field6 TextField Name FmTgl
    Char With 2
    Max Char 2
    Keterangan Tanggal Lahir
    Text Field7 TextField Name FmBln
    Char With 2
    Max Char 2
    Text Field8 TextField Name FmThn
    Char With 4
    Max Char 4
    Radio Button1 RadioButton Name RbAgama
    Checked Value Islam
    Initial State Checked
    Keterangan Agama
    Radio Button2 RadioButton Name RbAgama
    Checked Value Hindu
    Initial State Unchecked
    Radio Button3 RadioButton Name RbAgama
    Checked Value Buda
    Initial State Unchecked
    Button Button Name simpan
    Value Simpan
  15. Setelah selesai menambahkan objek form kedalam kerangka tabel, dan semya objek telah selesai diatur nilai propertie-nya, maka Anda seharusnya mendapatkan hasil seperti gambar berikut:
  16. Catatan:Pada bagian judul tabel, Anda dapat menggunakan fasilitas Merger Cell untuk menggabungkan dua sell data.

     

  17. Setelah selesai melakukan pengaturan tata letak objek form, Anda dapat menyimpan kedalam file bernama FmSiswaIn.php, simpanlah kedalam folder kerjamu.
  18. Dari kesemua langkah yang telah dilakukan diatas, apabila Anda masuk pada halaman kode, maka Anda akan mendapatkan hasil dari setiap langkah tersebut berupa tag-tag HTML. Berikut adalah listingnya:
  19.  
    <html>
    <head>
    <title>Form masukan data siswa</title>
    </head>
    <body>
    <form action="FmSiswaSim.php" method="post" name="form1"
          target="_self">
      <table width="450">
        <tr>
          <td colspan="2" bgcolor="#00CCFF">
          <b>Masukan Data Siswa</b></td>
        </tr>
        <tr>
          <td width="117">Nis</td>
          <td width="321">:
          <input name="FmNis" type="text" size="9" maxlength="9">
        </td>
        </tr>
        <tr>
          <td>Nama Siswa </td>
          <td>:
      <input name="FmNama" type="text" size="30" maxlength="35">
        </td>
        </tr>
        <tr>
          <td>Kelamin</td>
          <td>:
         <input name="RbKelamin" type="radio" value="P" checked>
            Pria
         <input type="radio" name="RbKelamin" value="W">
            Wanita </td>
        </tr>
        <tr>
          <td>Alamat Asal</td>
          <td>:
           <input name="FmAlamatAsl" type="text" size="40"
                  maxlength="60"></td>
        </tr>
        <tr>
          <td>Alamat Tinggal</td>
          <td>:
           <input name="FmAlamatTgl" type="text" size="40"
                  maxlength="60"></td>
        </tr>
        <tr>
          <td>Tempat Lahir</td>
          <td>:
          <input name="FmTempatLhr" type="text" size="25"
                 maxlength="25"></td>
        </tr>
        <tr>
          <td>Tanggal Lahir</td>
          <td>:
        <input name="FmTgl" type="text" size="2" maxlength="2">-
        <input name="FmBln" type="text" size="2" maxlength="2">-
        <input name="FmThn" type="text" size="4" maxlength="4">
         </td>
        </tr>
        <tr>
          <td>Agama</td>
          <td>:
        <input name="RbAgama" type="radio" value="Islam" checked>
            Islam
            <input type="radio" name="RbAgama" value="Hindu">
            Hindu
            <input type="radio" name="RbAgama" value="Buda">
            Buda
            <input type="radio" name="RbAgama" value="Kristen">
            Kristen
    </td>
        </tr>
        <tr>
          <td></td>
          <td>&nbsp;</td>
        </tr>
        <tr>
          <td></td>
          <td><input type="submit" name="simpan" value="Simpan">
           <input type="reset" name="gagal" value="Gagal"></td>
        </tr>
      </table>
    </form>
    </body>
    </html>

  20. Listing program FmSiswaIn.php diatas dapat buat langsung pada halaman kode apabila Anda mengalami kesulitan dalam mengikuti langkah desain. Setelah selesai, apabila dijalankan, hasil yang diperoleh adalah:

 

Langkah 2 : Membuat Program Simpan Data

Pada langkah 4 diatas Kita telah membuat nama file FmSiswaSim.php sebagai alamat program eksekusi penyimpanan data, untuk itu sekarang Kita akan membuat program tersebut.

  1. Sekarang buatlah halaman baru dari Dreamweaver MX Anda.
  2. Masuklah kedalam halaman kode, cara melalui menu View, pilih menu Code. Atau dapat mengklik tab Code pada halaman kerja.
  3. Hapuslah semua kode HTML yang ada pada halaman kode.
  4. Kemudian tuliskan semua kode penyimpanan pada halaman kode, skrip lengkapnya  seperti listing program berikut:

    <?php
    include_once "inc.koneksi.php";


    $FmNis = $_POST['FmNis'];
    $FmNama = $_POST['FmNama'];
    $FmAlamatAsl= $_POST['FmAlamatAsl'];
    $FmAlamatTgl= $_POST['FmAlamatTgl'];
    $FmTempatLhr= $_POST['FmTempatLhr'];
    $FmTgl = $_POST['FmTgl'];
    $FmBln = $_POST['FmBln'];
    $FmThn = $_POST['FmThn'];
    $RbKelamin = $_POST['RbKelamin'];
    $RbAgama = $_POST['RbAgama'];


    if (empty($FmNis) OR !is_numeric($FmNis)) {
    echo "Nomor Siswa (Nis) belum diisi";
    }

    else if (empty ($FmNama)) {
    echo "Nama siswa belum diisi";
    }

    else if (empty ($FmAlamatAsl) ) {
    echo "Alamat asal belum diisi";
    }

    else if (empty ($FmAlamatTgl) ) {
    echo "Alamat tinggal belum diisi";
    }

    else if (empty ($FmTempatLhr) ) {
    echo "Tempat lahir belum diisi";
    }

    else if ( empty($FmTgl) OR
    empty($FmBln) OR empty($FmThn) ) {

    echo "Tanggal lahir belum lengkap";
    }

    else if (! is_numeric($FmTgl) OR
    ! is_numeric($FmBln) OR ! is_numeric($FmThn) ) {

    echo "Tanggal lahir harus integer semua";
    }

    else {
    $sql_simpan="INSERT INTO siswa (nis,nama,kelamin,almt_asal,almt_tinggal,tmpt_lahir,tgl_lahir,agama)
    VALUES ('$FmNis','$FmNama', '$RbKelamin','$FmAlamatAsl',
    '$FmAlamatTgl','$FmTempatLhr','$FmThn-$FmBln-$FmTgl','$RbAgama')";

    mysql_query($sql_simpan, $konek) or die ("Memasukan data siswa gagal".mysql_error());

    echo "Data berhasil disimpan";
    }

    ?>

    Penjelasan program :
    Untuk memahami kode program diatas, berikut adalah pembahasannya yang diurai menjadi beberapa bagian:

    • Kode Librari
    • include_once "inc.koneksi.php";

      Perintah diatas digunakan untuk memanggil file koneksi database bernama inc.koneksi.php, file program ini telah dibuat sebelumnya. Jika belum, silahkan klik di sini.

    • Kode Variabel

    • $FmNis    = $_POST['FmNis'];
      $FmNama   = $_POST['FmNama'];
      $FmAlamatAsl= $_POST['FmAlamatAsl'];
      $FmAlamatTgl= $_POST['FmAlamatTgl'];
      $FmTempatLhr= $_POST['FmTempatLhr'];
      $FmTgl    = $_POST['FmTgl'];
      $FmBln    = $_POST['FmBln'];
      $FmThn    = $_POST['FmThn'];
      $RbKelamin = $_POST['RbKelamin'];
      $RbAgama  = $_POST['RbAgama'];
       

      Kode diatas digunakan untuk mendefinisikan semua variabel yang berasal dari halaman FmSiswaIn.php dan hendak dibaca pada halaman pengakses FmSiswaSim.php. Pendefinisian variabel ini terkait dengan REGISTER GLOBAL yang disetting ON pada interpreter PHP 5 (bacalah kembali pelajaran bab PHP dasar sebelumnya).

    • Kode Validasi 1 :

    • if (empty($FmNis) OR !is_numeric($FmNis)) {
         echo "Nomor Siswa (Nis) belum diisi";
      }

      Untuk memvalidasi kolom masukan nim (nomor induk siswa), yaitu apabila data dikosongkan, atau datanya berupa angka, maka program akan menolaknya dengan memberikan informasi “Nomor Siswa (Nis) belum diisi”.

    • Kode Validasi 2 :

    • else if (empty ($FmNama)) {
         echo "Nama siswa belum diisi";
      }

      Skrip diatas digunakan untuk memvalidasi kolom masukan nama siswa, yaitu apabila kolom tersebut dikosongkan, maka program akan menampilkan pesan “Nama siswa belum diisi”.

    • Kode Validasi 3 :

    • else if (empty ($FmAlamatAsl) ) {
         echo "Alamat asal belum diisi";
      }

      Skrip diatas digunakan untuk memvalidasi kolom masukan alamat asal siswa. Apabila data alamat asal dikosongkan, maka program akan menolaknya dan menampilkan pesan kesalahan “Alamat asal belum diisi”.

    • Kode Validasi 4 :

    • else if (empty ($FmAlamatTgl) ) {
         echo "Alamat tinggal belum diisi";
      }

      Skrip diatas digunakan untuk memvalidasi kolom masukan alamat tinggal siswa. Apabila data alamat tempat tinggal dikosongkan, maka program akan menolaknya dan menampilkan pesan kesalahan “Alamat tinggal belum diisi”.

    • Kode Validasi 5 :

    • else if (empty ($FmTempatLhr) ) {
      echo "Tempat lahir belum diisi";

      }

      Skrip diatas digunakan untuk memvalidasi kolom masukan tempat lahir siswa. Apabila data alamat tempat tinggal dikosongkan, maka program akan menolaknya dan menampilkan pesan kesalahan “Tempat lahir belum diisi”.

    • Kode Validasi 6 :

    • else if ( empty($FmTgl) OR empty($FmBln) OR empty($FmThn) ) {
         echo "Tanggal lahir belum lengkap";
      }

      Skrip diatas digunakan untuk memvalidasi kolom masukan tanggal lahir, bulan lahir dan tahun lahir siswa. Apabila ketiga masukan dikosongkan, maka program akan menolaknya dan menampilkan pesan kesalahan “Tanggal lahir belum lengkap.

    • Kode Validasi 7 :
    • else if (! is_numeric($FmTgl) OR ! is_numeric($FmBln) OR
                ! is_numeric($FmThn) ) {
      echo "Tanggal lahir harus integer semua";
      }

      Setelah kolom tanggal lahir, bulan lahir dan tahun lahir dinyatakan tidak kosong, maka program harus memastikan bahwa datanya berupa data numerik (bukan string atau harus angka).  Apabila data string, maka program akan menolaknya dengan informasi yang dihasilkan adalah “Tanggal lahir harus integer semua”.

    • Query memasukan data
    • Setelah semua kolom masukan dinyatakan terisi dan sesuai dengan tipe datanya, maka program akan menyimpan semua data yang ada kedalam tabel siswa, query yang digunakan adalah:

      $sql_simpan="INSERT INTO siswa (nis,nama,kelamin,almt_asal, almt_tinggal,tmpt_lahir,tgl_lahir,agama)
                VALUES ('$FmNis','$FmNama',
                       '$RbKelamin','$FmAlamatAsl',
                       '$FmAlamatTgl','$FmTempatLhr',
                       '$FmThn-$FmBln-$FmTgl','$RbAgama')";

      Kemudian query diatas dijalankan dengan perintah :

      mysql_query($sql_simpan,$konek)
        or die ("Memasukan data siswa gagal".mysql_error());

      dengan cara tersebut, maka semua data yang dimasukan kedalam form akan tersimpan semua kedalam tabel siswa.

  5. Setelah selesai membuat file FmSiswaSim.php, maka Anda dapat mencoba menjalankan program FmSiswaIn.php dari browser. Cobalah sekarang untuk memasukan data siswa, kemudian klik tombol Simpan, apabila berhasil Anda akan mendapatkan informasi seperti gambar berikut:
  6. Sekarang lakukanlah pekerjaan memasukan data siswa melalui formulir yang berhasil Anda buat. Pada latihan ini, penulis telah memasukan kurang lebih 10 data siswa. Data ini nantinya akan digunakan untuk latihan menampilkan, merubah dan menghapus data.

 

Sementara ini, untuk dapat melihat hasil masukan data yang dilakukan dapat melalui prompt MySQL. Cobalah untuk membuktikan dengan cara menampilkan data pada tabel siswa. Berikut adalah hasil masukan data siswa dari form yang dilakukan oleh penulis.

Membuat Program Koneksi Server MySQL

File program koneksi digunakan untuk menghubungkan program pada server MySQL. Didalam file program ini terdapat fungsi koneksi server dan fungsi pengaktifkan database. Dengan membuat program koneksi yang disimpan dalam file tersendiri, maka kita dapat menggunakan program koneksi ini untuk program yang lainnya. Untuk membuatnya, Anda dapat mengikuti langkah berikut:

  1. Buka program Macromedia Dreamweaver versi berapapun, misalnya versi 8.  Adobe DW CS juga boleh.
  2. Bukalah dokumen baru dengan jenis halaman PHP, yaitu melalui menu File, pilih menu New, kemudian pada halaman New Document dapat memilih tombol Dynamic Pages dan PHP.
  3. Selanjutnya, masuklah pada halaman kode, caranya adalah melalui menu View, kemudian pilih menu Code. Cara lain adalah dengan mengklik tab Code yang ada pada bagian kiri atas halaman kerja.
  4. Setelah berada pada halaman kode, hapuslah semua tag HTML yang telah ada sebelumnya, karena pada pembuatan kode PHP, kita tidak memerlukannya.
  5. Setelah semua tag dihapus, maka status halaman kerja Anda menjadi kosong. Pada halaman tersebut Anda dapat menuliskan skrip PHP yang hendak dibuat, berikut contohnya.
  6.  

  7. Untuk membuat program koneksi database, Anda dapat menuliskan skrip lengkap seperti di bawah:

  8. <?php
    // inc.koneksi.php
    $server     = "localhost";
    $username   = "bunafit";
    $password   = "nugroho";
    $database   = "data_sekolahdb";
    $konek      = mysql_connect($server, $username, $password) or die ("Gagal konek ke server MySQL".mysql_error());

    $bukadb    =mysql_select_db($database) or die ("Gagal membuka databas $database". mysql_error()); 
    ?>

  9. Jika sudah, simpan dengan nama inc.koneksi.php.
  10.  

 Keterangan Program :

  • $sever      : Adalah alamat host dimana Anda menjalankan program Anda , buatlah localhost jika Anda menjalankan program ini pada komputer local . localhost disini dimaksudkan untuk melakukan koneksi ke dalam server database MySQL
  • $username  : Adalah nama user MySQL yang kita miliki. Apabila belum ada, maka kita harus membuatnya terlebih dahulu. Untuk menggunakan username anonymouse, maka kita dapat mengosongkan isi username-nya.
  • $passwrod   : Adalah pasword untuk user yang Kita gunakan. Sekarang kita akan menuliskan paswword yang tidak ter-enkripsi, jadi berhati-hatilah dalam membuat file ini jangan sampai diketahui oleh orang lain, hal ini karena  sangat berkaitan dengan keamanan data yang Anda miliki.
  • $database : Adalah nama database yang akan dikoneksikan, database ini menjadi pusat penyimpanan data pada program yang akan dibuat.
  • mysql_connect()      : Perintah ini berguna untuk melakukan koneksi terhadap server MySQL.
  • mysql_select_db()   : Adalah fungsi untuk dapat membuka akses database yang ada pada server MySQL.
  • Or  die ()  : Perintah ini digunakan untuk menampilkan pesan saat perintah yang dijalankan terjadi kesalahan, perlu Anda ketahui bahwa pesan yang ditampilkan berkaitan dengan perintah yang terdapat parameter ini.

Selain penjelasan beberapa perintah diatas, Anda dapat lebih memahami perjalanan setiap kode program seperti penjelasan berikut:

$server     ="localhost";
$username   ="bunafit";
$password   ="nugroho";
$database   ="data_sekolahdb";

Untuk mendefinisikan alamat komputer serta user database yang digunakan untuk login server. Apabila hendak menggunakan user tamu (anonymouse), maka Anda dapat menuliskan kodenya sebagai berikut:

$server     ="localhost";
$username   ="";
$password   ="";
$database   ="data_sekolahdb";

Untuk instalasi MySQL standar, Anda juga dapat menggunakan jenis koneksi root seperti berikut:

$server     ="localhost";
$username   ="root";
$password   ="";
$database   ="data_sekolahdb";

Sedangkan fungsi konek servernaya adalah:

$konek      =mysql_connect ($server, $username, $password) or die ("Gagal konek ke server MySQL".mysql_error());

Pada perintah diatas, apabila terjadi kegagalam koneksi, maka program akan menampilkan pesan kesalahan yang berbunyi “Gagal konek ke server MySQL”. Sedangkan apabila berhasil konek, maka program akan segera membuka database bernama data_sekolahdb dengan menjalankan script berikut:

$bukadb=mysql_select_db($database)  or die ("Gagal membuka database $database".mysql_error());

Pada perintah diatas, apabila terjadi kesalahan juga akan menampilkan pesan, yaitu “Gagal membuka database data_sekolahdb”.

Membuat Database dan Tabel dari MySQL

Sebelum kamu mempraktekkan beberapa teknik Menambah Data, Menampilkan, Mengubah dan Menghapus Data, maka yang perlu kamu lakukan adalah membaut database dan tabelnya terlebih dahulu. Pokoknya, semua langkah bisa kamu praktekkin pada semua versi MySQL, terutama pada paket XAMPP dan AppServ. Yang lain, coba aja deh.

Persiapan Database Baru
Sekarang kita akan akan menggunakan database bernama data_sekolahdb. Kamu harus membuatnya dari MySQL Prompt, atau dari jendela SQL Editor yang dimiliki phpMyAdmin. Berikut perintahnya:

mysql> CREATE DATABASE data_sekolahdb;
Query OK, 1 row affected (0.08 sec)
 

Dari perintah diatas, apabila telah mendapatkan parameter “Query OK, 1 row affected (0.08 sec” maka database yang dibuat telah sukses dibuat, sedangkan apabila Anda mendapatkan hasil :

mysql> CREATE DATABASE data_sekolahdb;
ERROR 1007 (00000): Can't create database 'data_sekolahdb'.
Database exists

Perintah diatas menandakan Anda telah memiliki database didalam server MySQL. Untuk memastikan keberadaan database data_sekolahdb didalam server, Anda dapat menggunakan peirntah “SHOW DATABASES”. Hasilnya adalah:


 
Sekarang aktifkan database tersebut dengan menuliskan perintah USE seperti berikut:

mysql> USE data_sekolahdb;
Database changed

Membuat Tabel  Siswa

Tabel siswa digunakan untuk merekam data siswa. Pada latihan ini, kami menggunakan beberapa data dengan tipe data yang berbeda, sehingga dapat menjadi pengembangan pemahaman Anda. Rancangan dari tabel ini dapat dilihat pada struktur tabel berikut:

 

 Kolom Tipe Lebar Keterangan
nis CHAR 4 PRIMARY KEY
nama VARCHAR 35  
kelamin ENUM   (‘P’,’W’)
almt_asal VARCHAR 60  
almt_tinggal VARCHAR 60  
tmpt_lahir VARCHAR 25  
tgl_lahir DATE    
agama VARCHAR 15  

 

Dari rancangan tabel siswa diatas, kita dapat mengimplementasikannya didalam MySQL dengan menjalankan perintah:

CREATE TABLE siswa (
nis char(4) NOT NULL,
nama varchar(35) NOT NULL,
kelamin enum('P', 'W'),
almt_asal varchar(60) NOT NULL,
almt_tinggal varchar(60) NOT NULL,
tmpt_lahir varchar(25) NOT NULL,
tgl_lahir date NOT NULL,
agama varchar(15) NOT NULL,
PRIMARY KEY (nis) );

Hasil perintah di atas dapat dilihat dengan perintah DESC, berikut hasilnya: